Sabtu, 25 Februari 2017

PARTS OF SPEECH


Parts of speech adalah bagian-bagian mendasar dari kalimat bahasa Inggris. Ada 8 part of speech, yaitu: nounpronounverbadjectiveadverbprepositionconjunction, dan interjection.


PENJELASAN DAN CONTOH KALIMAT 8 PARTS OF SPEECH 


Macam Part of SpeechContoh Kalimat Part of Speech
Noun (Kata Benda)
Part of speech ini digunakan untuk menamai orang, benda, hewan, tempat, dan konsep abstrak. Macam-macam noun antara lain:
  • book, house, car, love
  • Your book is on the table.
    (Bukumu di atas meja.)
Soal Countable NounSoal Abstract – Concrete Noun
Pronoun (Kata Ganti)
Pronoun digunakan untuk menggantikan noun.
Part of speech ini bermanfaat untuk menghindari repetisi penggunaan noun. Macam-macam pronoun antara lain:
  • It is on the table.
    (Itu di atas meja.)
  • This is your cake.
    (Ini kuemu.)
  • He didn’t blame himself for the accident.
    (Dia tidak menyalahkan dirinya sendiri terhadap kecelakaan tersebut.)
  • Friends help each other.
    (Teman membantu satu sama lain.)
Soal Pronoun

Verb (Kata Kerja)
Part of speech ini digunakan untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa, atau keadaan. Macam-macam verb antara lain:
  • hit, touch, write
  • You hit the nail on the head.
    (idiom: melakukan sesuatu dengan cara paling efektif.)
Soal Regular – Irregular VerbSoal Linking VerbSoal Causative Verb
Adjective (Kata Sifat)
Part of speech ini digunakan untuk menerangkan noun atau pronoun.
  • Vina is a beautiful girl.
    (Vina adalah gadis yang cantik.)
  • I am not angry with you.
    (Saya tidak marah padamu.)
Soal Adjective vs. Adverb
Adverb (Kata keterangan)
Part of speech ini digunakan untuk menerangkan verbadjective, maupun adverb lain. Macam-macam adverb antara lain:
  • They met by chance yesterday.
    (Mereka bertemu tidak sengaja kemarin.)
  • He is not here.
    (Dia tidak disini)
  • I go fishing sometimes.
    (Saya pergi memancing kadang-kadang.)
Soal Adverb of MannerSoal Adverb of Frequency
Preposition (Kata depan)
Part of speech ini dikombinasikan dengan noun atau pronoun untuk membentuk phrase (prepositional phrase) yang menerangkan verbnoun, atau adjective
  • in the classroom, on the floor
  • Is sleeping on the floor good for my back?
    (Apakah tidur di lantai baik untuk punggung saya?)
Conjunction (Kata sambung)
Part of speech ini digunakan untuk menghubungkan dua kata, frasa (phrase), klausa (clause), atau paragraf (paragraph). Kata ini terbagi menjadi:
  • I like that car, but I don’t have enough money to buy it.
    (Saya suka mobil itu, tapi saya tidak punya cukup uang untuk
    membelinya.)
  • He would rather send a text message than make a phone call.
    (Dia lebih suka mengirim pesan text daripada menelepon.)
Soal Conjunction
Interjection (Kata Seru)
Interjection merupakan ucapan pendek digunakan untuk mengungkapkan emosi.
  • Alas, he failed.”
  • Oy! Look at me!”

MANY & MUCH


“Many” dan “Much” digunakan untuk menyatakan jumlah benda dalam bentuk jamak yang berarti banyak. “Many” digunakan untuk kelompok kata benda yang dapat dihitung (countable noun), sedang “Much” digunakan untuk kelompok kata benda yang tidak dapat dihitung (Uncountable noun).

Fungsi Many Dan Much Dan Contoh Kalimatnya

 
“Many” dan “Much” bisanya digunakan untuk kalimat negative dan intrrogative. Sedangkan dalam kalimat positive biasanya digunakan kata-kata pengganti seperti: a,plenty of a great deal of,dan sebagainya.

Example:
We do not have many English novels.
I do not have much money.
She does not know much abaout Indonesia.
Jhe has many friends to London.
There is a lot of ink in on the bottle.
She has a plenty of money.
Namun kadang-kadang “much” digunakan dalam kalimat positif yang biasanya didahului oleh kata – kata very (sangat).

Example:
I like coffe very much .
Thank you very much.
She loves her daughter very much.

“Much” dapat juga digunakan dalam Degrees Comparision of adjective pada tingkat comparative untuk memberikan penenkanan.

Example:
It is much better to say nothing.
This question is much more difficult than that one.

 

Fungsi dan Contoh Kalimat How many dan How much


How many dan how much keduanya diguakan untuk menanyakan jumlah. Hom many digunakan untuk menayakan jumlah dari kelompok benda yang dapat dihitung (countable noun) sedangkan how much digunakan untuk menanyakan jumlah dari kelompok kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun).

Example:
How many cars does she have?
How much time time do you spend on your English everyday.
How much money do you make every month?
How many dollars do you want?


GERUND


Gerund adalah suatu kata yang dibentuk dari verb dengan ditambahkan suffix –ing dan berfungsi sebagai noun. 
Walaupun berfungsi sebagai noun namun masih bertingkah seperti verb jika berada di dalam frasanya (gerund phrase), seperti: diikuti direct object jika gerund berasal dari transitive verb atau dibatasi maknanya dengan adverb.
Kata ini merupakan verbal, yaitu suatu kata yang dibentuk dari kata kerja, namun berfungsi sebagai part of speech lain. Verbal yang lain yaitu infinitive dan participle. Seperti verbal lainnya, kata ini lebih umum untuk menamai action (aksi) atau state of being (keadaan).

BEBERAPA PENGGUNAAN DAN CONTOH GERUND: 
Penggunaan GerundContoh Kalimat Gerund
Subject
of a Sentence
Binging is a phase frequently done by a bulimic.
Running may be hard for some people.
Direct
Object
I hate waiting.
They enjoy his singing.
Subject
Complement
My bestfriend’s favorite activity is shopping.
Object
of a Preposition
They disscussed an article about telling the truth.
The manager scolded the worker for removing some substantial data.
I think about his asking me if I planned to study abroad.
AppositiveHis hobby, sailing, takes a lot of time.
My bestfriend’s favorite activity, shopping, has made her spend much money.

Verb yang Diikuti Gerund

Verb yang diikuti oleh gerund dapat berupa verb tanpa tambahan agent atau dengan tambahan agent. Detail dan contohnya dalam kalimatnya adalah sebagai berikut.
KondisiContoh VerbContoh Kalimat Gerund
Tanpa tambahan agentacknowledge, admit, advise, anticipate, appreaciate, avoid, begin, celebrate, consider, continue, deny, discuss, dislike, endure, enjoy, finish, forget, give up, hate, help, practice, prefer, recommend, regret, remember, start, stop, teach, understand I hate working with him.
The student has finishedstudying.
Perlu tambahan agenthear, watch, seeWe heard him singing the song. (him= agent)
saw the man walking on the street. (the man= agent)

MODALS

KATA KERJA BANTU (MODALS AUXILIARY)


1. Menyatakan Kemampuan (can dan could)
Can digunakan untuk menyatakan kemampuan di masa sekarang (present), sedangkan could digunakan untuk menunjukkan kemampuan di masa lampau (past). Contoh-contoh kalimatnya:
  • can dance, but I can’t sing.
  • When I was twenty, I could dance all night.
  • couldn’t finish my dinner, because I had a stomachace.
2. Menyatakan Perkiraan (will dan shall)
Will dan Shall mengandung arti akan. Walaupun artinya sama, kedua modals tersebut berbeda subjeknya. Will bisa dipakai untuk semua subjek, sedangkan shall hanya untuk I dan we.
Contoh kalimatnya:
  • Sule will be in Bandung this morning.
  • We shall/will win the domino game.
  • shall/will visit my daughter tomorrow.
3. Menyatakan Penawaran (will dan would you like…?)
Will dan would you like…? digunakan untuk menyatakan penawaran dalam waktu sekarang dan yang akan datang (future). Bedanya, would you like…? digunakan dalam kalimat pertanyaan dan merupakan ungkapan penawaran yang lebih formal/resmi daripada will.
Lihat contoh-contohnya di bawah ini:
  • She will help you if you want. (Dia akan membantu Anda jika Anda mau).
  • Would you like to come to my office? (Apakah Anda mau datang ke kantor saya?).
  • Would you like a glass of milk? (Apakah Anda mau segelas susu?).
4. Mengungkapkan Permintaan
Ada dua jenis permintaan: meminta sesuatu/izin dan tolong. Jika Anda meminta sesuatu atau izin, gunakan may I, could I, can I, atau might I.
May dan could digunakan dalam situasi formal dan sopan, sedangkan can dalam situasi informal (biasanya untuk teman). Adapun might cukup sopan, namun jarang digunakan.
Contoh kalimatnya:
  • May I borrow you car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
  • Could I borrow your car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
  • Can I borrow your car? (Bisakah saya meminjam mobil kamu?)
  • Might I borrow your car? (Bolehkah saya meminjam mobil Anda?)
Sementara itu, jika Anda meminta tolong kepada orang lain, gunakan would you, will you, could you, dan can you. Contoh kalimatnya:
  • Would you send the letter to my daughter? [lebih sopan] (Dapatkah Anda mengirimkan surat itu ke adik saya?).
  • Will you send the letter to my daughter? [sopan]
  • Could you send the letter to my daughter? [sopan]
  • Can you send the letter to my daughter? [informal] (Bisakah kamu mengirimkan surat itu ke adik saya?).
5. Menyatakan Keharusan (must dan have to)
Must dan have to digunakan untuk menyatakan keharusan di masa sekarang. Bedanya, must menunjukkan tingkat keharusan yang lebih kuat dibandingkan have to.
Contoh kalimatnya:
  • You must keep my secret. (Kamu harus menjaga rahasia saya).
  • We have to go now. (Kita harus pergi sekarang).
  • She has to go now.
Untuk menyatakan keharusan di masa lampau, gunakan had to. Lihat contohnya berikut ini:
  • had to do my homework yesterday.
  • We had to go to Bandung last night.
6. Menyatakan Ketidakharusan
Modals yang dipakai untuk menyatakan ketidakharusan adalah bentuk negatif have to yaitu do/does/did not have to). Do/does not have to digunakan untuk waktu sekarang, sedangkan did not have to digunakan untuk waktu lampau.
Contohnya:
  • You do not have to be genius to become a blogger. (Anda tidak perlu jenius untuk menjadi seorang blogger).
  • She does not have to spend a lot of money if she knows blogging basics. (Dia tidak perlu mengeluarkan banyak uang jika dia tahu dasar-dasar ngeblog).
  • did not have to go to the doctor. (Saya tidak perlu pergi ke dokter).
7. Menyatakan Larangan (must not)
Untuk menyatakan larangan, modals yang digunakan adalah must not yang artinya tidak boleh. Contoh kalimatnya:
  • You must not smoking here. (Anda tidak boleh merokok di sini).
  • We must not tell anyone our secret. (Kita tidak boleh memberitahu siapapun tentang rahasia kita).
8. Menyatakan Kepastian
Untuk menyatakan kepastian, gunakan must, may, might, dan can. Tingkat kepastian untuk must 95%, sedangkan may/might/can kurang dari 50%.
Contoh kalimatnya:
  • He must be sick. (Dia pasti sakit).
  • He may be sick. (Dia mungkin sakit).
  • He might be sick. (Dia mungkin sakit).
  • He can be sick. (Dia mungkin sakit).
9. Memberikan Nasihat
Untuk memberikan nasihat, modal yang digunakan adalah should, ought to, dan had better. Semua modals ini digunakan dalam masa sekarang. Dibanding should dan ought to, had better lebih kuat dalam memberikan nasihat.
Contoh kalimatnya sebagai berikut:
  • You should stop smoking. (Anda sebaiknya berhenti merokok).
  • You ought to stop smoking. (Anda seharusnya berhenti merokok).
  • You had better stop smoking. (Anda sebaiknya berhenti merokok).
10. Memberikan atau Meminta Usulan
Untuk memberikan usulan, gunakan shall I…? (bagaimana kalau saya…?) atau shall we…? (bagaimana kalau kita…?).
Contohnya:
  • Shall we go now? (Bagaimana kalau kita pergi sekarang?)
  • Shall I open the door? (Bagaimana kalau saya buka pintunya?)
Sementara itu, untuk meminta saran, gunakan juga shall I…? atau shall we…?
Contoh kalimatnya:
  • What shall I wear? (Sebaiknya saya pakai baju apa?)
  • What time shall we meet? (Sebaiknya jam berapa kita bertemu?)