Interjection adalah kata seru, seperti oh,, um,, ah,,, ups,, dan lain sebagainya. Saat di sisipkan dalam kalimat, interjection hanyalah sebagai kata tambahan yang menggambarkan emosi / perasaan si pembicara. Contohnya :
1. Ups, I made mistake! (Kaget)
2. Wow,, that’s amazing! (Kagum)
3. Auch, i cut my finger! (Sakit)
Dalam penulisan, interjection Bisa berupa kata, frase, maupun kalimat tunggal dan biasanya dipisahkan dengan tanda koma atau tanda seru.
What dengan konstruksi what + (a/an) + (adjective) + noun, contoh:
– What a pretty girl!
– What a big house!
– What a long dress.
– What a big house!
– What a long dress.
How dengan konstruksi how + adjective/adverb, contoh:
– How interesting!
– How strange!
– How hard!
– I have ever gone to Bali, how beautiful.
– How strange!
– How hard!
– I have ever gone to Bali, how beautiful.
Kata what dan how bisa berarti betapa, alangkah, benar-benar atau kata seru lainnya yang sesuai dengan situasi dan kondisi. Interjeksi yang tergabung dalam kalimat bisa mempunyai arti yang berbeda. Misalnya, kata “ah” tidak hanya menyatakan satu ungkapan saja, tapi bisa mempunyai beberapa arti atau maksud lain.
contoh:
- Ah, that feels good.
(Ah di sini mengungkapkan perasaan senang). - Ah, now I understand.(Ah di sini berarti memahami).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar