Jumat, 17 Maret 2017

CONJUGATION

Verb conjugation adalah perubahan bentuk kata kerja yang disesuaikan dengan subjek yang mengikutinya dan bentuk tensesnya.
Perubahan bentuk ini memang telihat sangat simple, tetapi seriang sekali kita keliru dalam menggunakannya, sehingga secara tidak sadar kesalahan itu terus kita lakukan berulang-ulang dan menjadi suatu kebiasaan yang buruk. Oleh karena itu, berikut ini adalah artikel yang akan memberikan pembahasan lengkap mengenai verb conjugation.

Subjek dan Pasangan Verbnya

Sebelum mempelajari verb conjugation lebih jauh, ada baiknya untuk mereview pengetahuan kita tentang subjek dalam bahasa Inggris dan pasangan verbnya dalam simple present tenses.
SubjekVerb
TheyAre
WeAre
IAm
YouAre
HeIs
SheIs
ItIs

Macam-macam Verb Conjugation

Perubahan bentuk kata kerja  (verb conjugation) bergantung dengan jenis-jenis tenses yang diikutinya. Untuk memahami perubahan bentuk ini, berikut ini adalah macam-macam verb conjugation.  Untuk membantu Anda memahami verb conjugation, contoh berikut ini juga disertai dengan contoh kalimatnya.
Present tense
They are = they are good.
We are = we are good.
I am = I am good.
You are = you are good.
He is = He is good.
She is = She is good.
It is = it is good.
Present continuous
They are being = they are being good.
We are being = we are being good.
I am being = I am being good.
He is being = he is being good.
She is being = she is being good.
It is being = it is being good.
Present perfect
They have been = they have been good.
We have been = we have been good.
I have been = I have been good.
He has been = he has been good.
She has been = she has been good.
It has been = It has been good.
Present perfect continuous
They have been being = they have been being good.
We have been being = we have been being good.
I have been being = I have been being good.
He has been being = he has been being good.
She has been being = she has been being good.
It has been being = it has been being good.

A LOT, A LOT OF, DAN LOTS OF

Penggunaan a lot

Yang pertama kita pelajari arti a lot yang gak pake of dulu ya^^, a lot memiliki arti "banyak/banget/sekali/sangat" dan a lot berperan sebagai adverb (kata keterangan) dan tidak diletakkan sebelum noun (kata benda). Contoh:
I and my friends like this game a lot
Saya dan teman-teman suka sekali permainan ini
We talked a lot about world cup 2018 in Russia
Kami berbicara banyak tentang piala dunia di Rusia
Every baby needs to sleep a lot
Setiap bayi perlu tidur banyak

Penggunaan a lot of dan lots of

Kalau a lot (gak pake of) tadi berfungsi sebagai adverb, nah a lof of dan lots of ini berfungsi sebagai determiner (penjelas) dan juga termasuk quantifier yang selalu di letakan sebelum kata benda, artinya adalah "banyak", bdw, apa sobat masih dengan pelajaran kemarin tentang many dan much? Keduanya juga memiliki arti "banyak" kan? Namun berbeda penggunaan, many digunakan pada kata benda yang bisa dihitung (countable noun) sedangkan much digunakan pada kata benda yang tidak bisa dihitung (uncountable noun). Lalu kapan dan pada kata benda apa kita bisa menggunakan a lot of dan lots of? Apakah pada countable noun? Atau uncountable noun? Jawabannya adalah kedua-duanya, ya, quantifier a lot of dan lots of bisa digunakan baik pada countable noun maupun uncountable noun guys^^, lebih praktis daripada many dan much ya.

Lalu apa perbedaan a lot of dan lots of? Hmm, karna keduanya tidak memiliki aturan penggunaan yang berbeda jadi anggap saja keduanya sebagai variasi kita untuk mengatakan "banyak" dalam bahasa Inggris^^, hmm kalau saya lihat-lihat sih lebih banyak orang menggunakan a lot of ketimbang lots of. Berikut ini adalah contoh-contoh kalimat yang menggunakan a lot of dan lots of:
There are a lot of/lots of people who can speak English fluently
Ada banyak orang yang bisa berbicara bahasa Inggris dengan fasih
I don't have a lot of/lots of time to play online game
Saya tidak memiliki banyak waktu untuk bermain game online
Are there a lot of/lots of good players at that football club?
Apakah ada banyak pemain-pemain bagus pada klub sepakbola itu?

INTERROGATIVE

Interrogative Sentence (kalimat pertanyaan), yaitu merupakan salah satu jenis kalimat yang digunakan untuk mengajukan suatu pertanyaan. Dan untuk menandainya biasanya diawal kalimat terdapat kata kerja bantu berupa “do, does, did, have, had, had ”, “to be” , atau “modal” dan Wh question word.Perhatikan contoh kalimat dibawah ini:

  • Why are you late?
    (mengapa kamu telat?)
  • Are you late?
    (apakah kamu telat?)
Di dalam Interrogative Sentence (kalimat pertanyaan), terdapat beberapa bentuk kalimat yang mempunyai arti dan penggunaan yang berbeda, perhatikan penjelasannya sebagai berikut:
  1. Positive Question

Positive Question atau yang dikenal sebagai kalimat Tanya positive, merupakan salah satu jenis kalimat Tanya yang digunakan untuk menanyakan suatu pertanyaan yang berbentuk positif, dalam kalimat ini, jawabnan dari Positive Question(kalimat Tanya positif) bisa berupa jawaban bernada positif ataupun jawaban bernada negative. Mengapa disebut sebagai kalimat Tanya positif? Karena, dalam penggunaan dan struktur kalimatnya, tidak terdapat kata yang menunjukkan suatu yang berarti “tidak atau bukan” dalam bahasa inggris kita mengenal sebagai “not”. Dalam Positive Question(kalimat Tanya positif), kita bisa menggunakan kata kerja bantu (auxiliary verb) atau WH question word yang berada diawal kalimat. Perhatikan contoh kalimat dibawah ini:
  • Are you clear?
    (apakah kamu mengerti?)
  • Do you forget me?
    (Apakah kamu melupakanku?

  1. Negative Question

Negative Question atau yang dikenal sebagai kalimat Tanya negative, merupakan salah satu jenis kalimat Tanya yang digunakan untuk menanyakan suatu pertanyaan yang berbentuk negatif, dalam kalimat ini, jawabnan dari Negative Question(kalimat Tanyanegatif) hanya bisa berupa pertanyaan negatif . Mengapa disebut sebagai kalimat Tanya Negatif? Karena, dalam penggunaan dan struktur kalimatnya, tterdapat kata yang menunjukkan suatu yang berarti “tidak atau bukan” dalam bahasa inggris kita mengenal sebagai “not”. Dalam Nrgative Question(kalimat Tanya negatif), kita bisa menggunakan kata kerja bantu (auxiliary verb) lalau menambahakan kata “not” yang berada diawal kalimat. Perhatikan contoh kalimat dibawah ini:
  • Aren’t you going to the library ?
    (apakah kamu tidak pergi ke perpustakaan?)
  • Don’t you bring me your book?
    (Apakah kamu tidak membawakanku bukumu?)

  1. Informative Question

Informative Question atau yang dikenal sebagai kalimat Tanya informasi , merupakan salah satu jenis kalimat Tanya yang digunakan untuk menanyakan suatu pertanyaan yang berbentuk meminta sebuah informasi dan jawabnnya biasanya memerlukan keterangan lebih dari pada “yes atau no”. Dalam informative Question, semua dibuat dengan menggunakan kata Tanya (Question word) disingkat menjadi “QW” seperti: what(apa), who (siapa), bagaimana(how), when (kapan), where(dimana), which(yang mana) dan lain sebagainya. Kalimat bentuk ini dapat digunakan dalam semua jenis bentuk kata (tense). Dan setelah kata Tanya (Question word), kita menggunakan kata kerja bantu (auxiliary verb). Perhatikan contoh kalimat dibawah ini:
  • Why do you choose Lampung as your resort destination?
    (Mengapa kamu memilih Lampung sebagai tempat tujuan wisata?)
  • Where will you go after class?
    (Akan pergi kemanakah kamu setelah sekolah?)

SINGULAR DAN PLURAL NOUN

1. Singular Noun (Kata Benda Tunggal)

Singular noun adalah kata benda yang menunjukkan bahwa benda tersebut tunggal atau hanya satu. Pada umumnya singular noun selalu diawali oleh article (kata sandang) a atau an, khususnya untuk benda yang dapat dihitung dan belum diketahui secara pasti.

Yang termasuk dalam kata benda tunggal adalah semua kata benda yang tidak mengalami perubahan atau tidak mengalami penambahan s/es.

Contoh:
book (buku); car (mobil); house (rumah); pencil (pensil); umbrella (payung); cat (kucing) dan lain-lain.

Apabila bentuk singular noun digunakan bersama dengan kata kerja, maka kata kerja yang digunakan adalah kata kerja tunggal, yaitu dengan penambahan s/es pada kata kerjanya. Atau dapat digunakan kata bantu is dan was.

Contoh:
The dog under the chair eats meat. (Anjing dibawah meja itu makan daging)
My book is on the table (Bukuku ada di atas meja)


2. Plural Noun (kata benda jamak)

Plural Noun adalah kata benda yang digunakan untuk menunjukkan bahwa benda tersebut lebih dari satu. Pada umumnya dibentuk dari kata benda tunggal dengan memberikan tambahan s/es pada kata bendanya.

Contoh:
books (beberapa buku); cars (beberapa mobil); five pens (lima buah pensil); buses (beberapa bus), dan lain-lain.

Bentuk plural noun tidak disertai oleh article a atau an, tetapi dapat disertai oleh article the.

Contoh:
There are the books on the table (ada beberapa buku diatas meja)

Apabila bentuk plural noun digunakan bersama kata kerja, maka kata kerjanya harus dalam bentuk jamak, tidak mendapat tambahan s/es. Atau dapat digunakan kata kerja bentu are dan were.

Contoh:
He has five hoses (dia mempunya lima ekor kuda)
There are twi pencils (ada dua  buah pensil)

Ada beberapa cara yang digunakan untuk membentuk plural noun (kata benda jamak) yaitu:

a. Dengan menambahkan akhiran -s pada kata benda tunggal.

Tunggal - Jamak = Arti

***
door - doors =pintu
pen - pens = pena
pencil - pencils = pensil
umbrella - umbrellas = payung
car - cars = mobil

b. Dengan menambahkan akhiran -es pada kata benda tunggal yang berakhiran dengan huruf -s, -ss, -x, -z, -ch dan -sh.

Tunggal - Jamak = Arti

***
bus - buses = bis
ass - asses = keledai
bench -benches = bangku
brush - brushes = sikat
box - boxes = kotak

c. Dengan menambahkan akhiran -es pada kata benda tunggal yang berakhiran dengan huruf -o.

Tunggal - Jamak = Arti 

***
buffalo - buffaloes = kerbau
mango - mangoes = mangga
hero - heroes

Catatan:
Ada beberapa kata benda tunggal yang berakhiran dengan huruf -o tetapi bentuk jamak nya hanya ditambah akhiran -s saja.

Tunggal - Jamak = Arti

***
piano - pianos = piano
bamboo - bamboos = bambu
radio - radios = radio

d. Mengubah akhiran -y yang diawali oleh huruf mati (konsonan) pada kata benda tunggal menjadi akhiran -i dan kemudian ditambah -es.

Tunggal - Jamak = Arti

***
lady - ladies = gadis
army - armies = tentara
enemy - enemies = musuh
copy - copies - salinan

Apabila kata benda tunggalnya berakhiran dengan huruf -y yang diawali oleh huruf hidup (vokal), maka bentuk kata benda jamaknya cukup ditambah dengan akhiran -s.

Tunggal - Jamak = Arti

***
boy - boys = anak laki-laki
toy - toys = mainan
key - keys = kunci
valley - valleys = lembah
way - ways = jalan

Catatan:
Sedangkan pada kata benda tunggal yang berakhiran dengan -quy,  kata benda jamaknya dibentuk dengan merubah akhiran -y menjadi -i dan ditambah -es.

Contoh:
Coloquy - Coloquies = Seminar

e. Mengubah akhiran -f atau -fe pada kata benda tunggal menjadi -ves pada kata benda jamak.

Tunggal - Jamak = Arti

***
knife - knives = pisau
leaf - leaves = daun
thief - thieves = pencuri
elf - elves = peri
wolf - wolves = serigala

Catatan:
Tetapi ada beberapa kata benda tunggal yang berakhiran -f atau -fe, hanya ditambah dengan -s saja dalam membenuk kata jamaknya

Tunggal - Jamak = Arti

***
proof - proofs = bukti
chief - chiefs = kepala
cliff - cliffs = karang
roof - roofs = atap
scarf - scrafs = selendang

f. Beberapa kata benda mempunya bentuk jamak yang sama dengan kata tunggalnya.

Tunggal - Jamak = Arti

***
deer - deer = rusa
sheep - sheep = biri-biri
dozen - dozen = selusin
fruit - fruit = buah-buahan

Catatan:
Kata benda nama bangsa (proper noun) yang berakhiran dengan huruf -se, -ss, atau -sh baik perorangan atau kelompok mempunyi bentuk jamak dan tunggal yang sama.

Tunggal - Jamak = Arti

***
Bali - Bali = Bali
Balinese - Balinese = Orang bali
Java - Java = Jawa
Javanese - Javanese = Orang Jawa

g. Beberapa kata benda selalu berbentuk jamak, tidak memiliki bentuk tunggal.

Tunggal - Jamak = Arti

*** 
shoes - shoes = sepatu
arms - arms = lengan
glasses - glasses = kaca mata
trousers - trousers = celana panjang

h. Beberapa kata benda tunggal memiliki bentuk jamak yang tidak beraturan (irregular plural form)

Tunggal - Jamak = Arti

***
man - men = laki-laki
woman - women = perempuan
foot - feet = kaki
tooth - teeth = gigi
mouse - mice = tikus
ox - oxen = sapi jantan
child - children = anak-anak

i. Apabila kata benda tunggalnya berbentuk majemuk atau gabungan kata (compound noun), maka kata benda jamaknya dibentuk dengan menambahkan akhiran -s pada kata dasarnya.

Tunggal - Jamak = Arti

***
father in law - fathers in law = ayah mertua
step son - step sons = anak tiri laki-laki
book wrap - book wraps = sampul buku

j. Beberapa kata benda tunggal yang berasal dari bahasa asing (selain bahasa Inggris) mempunyai dua buah bentuk jamak (satu yang telah diubah menjadi bahasa inggris dan yang lainnya dari bahasa asing itu sendiri

Tunggal - Jamak = Arti

*** 
antenna - antennae = kumis serangga
appendix - appendices = usus buntu
index - indices = penunjuk
medium - media = media
formula - formulae = rumus

k. Beberapa kata benda tunggal yang berasal dari bahasa asing mempunya bentuk jamak dalam bahasa asing tersebut.

Tunggal - Jamak = Arti

***
alga - algae = ganggang
bateria - bacterium = bakteri
criterion - criteria = kriteria
erratum - errata = ralat
alumn - alumnae = lulusan.